HUBUNGAN ANTARA PERAWATAN DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PASCA STROKE DI PUSKESMAS MANGKURAWANG
Main Article Content
Abstract
ABSTRAK
Stroke merupakan masalah kesehatan yang sering menimbulkan kecacatan jangka panjang dan berdampak besar terhadap kemampuan pasien dalam merawat diri serta menjalani kehidupan sehari-hari. Kondisi pasca stroke kerap disertai keterbatasan fisik, psikologis, dan sosial yang menyebabkan ketergantungan pada orang lain, sehingga kualitas hidup pasien cenderung menurun. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam mempertahankan kualitas hidup pasien pasca stroke adalah kemampuan perawatan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perawatan diri dan kualitas hidup pada pasien pasca stroke di Puskesmas Mangkurawang. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang. Seluruh pasien pasca stroke yang tercatat di Puskesmas Mangkurawang sebanyak 45 orang dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner perawatan diri dan kuesioner kualitas hidup khusus pasien stroke, kemudian dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori perawatan diri cukup sebanyak 25 orang, sementara kualitas hidup responden didominasi kategori kurang sebanyak 30 orang. Hasil analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara perawatan diri dan kualitas hidup dengan nilai kemaknaan 0,000 serta kekuatan hubungan sedang dan arah positif. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan perawatan diri berkontribusi terhadap perbaikan kualitas hidup pasien pasca stroke. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perawatan diri memiliki peran penting dalam kualitas hidup pasien pasca stroke dan merekomendasikan penguatan edukasi serta rehabilitasi yang berfokus pada peningkatan kemandirian pasien di layanan kesehatan tingkat pertama.
Kata kunci: kualitas hidup, pasien pasca stroke, perawatan diri, puskesmas
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alifia. (2021). jurnal tanda dan gejala manifestasi klinis penyakit stroke. 3(5), 6.
Dewi & Fitraneti. (2024). Scientific Stroke Iskemik. Jurnal Stroke Iskemik, 379–388.
Dwilaksono et, .at 2023. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Stroke Iskemik pada Penderita Rawat Inap. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 449–458. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1433
Eni Kusyati 2024. (2024). Self Management Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 5605–5610.
Familiah et, al. (2024). Characteristics of Ischemic Stroke and Hemorrhagic Stroke Patients. Fakumi Medical Journal: Journal of Medical Students, 4(6), 456–463.
Juniarti et. (2023). Management Self Care Stroke Terhadap Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(November), 1377–1386.
Nurmansyah, Laily Widya Astuti, L. K. (2023). Kualitas Hidup Pasien Stroke Pasca Stroke di Desa Labuhan Kabupaten Sumbawa. 941, 111–117.