PENINGKATAN KOMPETENSI PUBLIC SPEAKING DAN KANKER SERVIKS DALAM PENCAPAIAN CAKUPAN VAKSINASI HPV DI PKK SAMARINDA

Main Article Content

Anik Puji Rahayu

Abstract

Penyakit Kanker serviks saat ini menempati urutan pertama kasus terbanyak dan menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Untuk itu perlu sekali dilakukan kegiatan sosialisasi tentang penyakit kanker serviks ini dan cara penanggulangan dan pencegahannya. Samarinda merupakan salah satu kota yang memiliki resiko tinggi penyakit kanker serviks. Kompetensi Public speaking PKK samarinda perlu ditingkatkan agar mampu menjadi narasumber yang handal dalam mempromosikan tentang penyakit kanker serviks dan juga vaksinasi HPV. Kemampuan komunikasi yang baik dan juga pemahaman yang jelas tentang kanker serviks diharapkan membuat PKK Samarinda lebih efektif dalam melakukan upaya promotif pada sasaran yang harus vaksinasi HPV. Edukasi tentang Public speaking dan kanker serviks telah diberikan, diharapkan terjadi peningkatan komunikasi secara umum dan diharapkan dapat menjadikan PKK Samarinda lebih percaya diri dalam memberikan pendidikan kanker serviks kepada masyarakat. Selain itu, semakin dapat meningkatkan peluang yang lebih banyak dalam promosi sehingga masyarakat akan terpapar secara luas dan menyeluruh di samarinda. Pada akhirnya, jika masyarakat secara detail memahami dampak yang dapat terjadi pada kanker serviks, maka masyarakat memiliki keinginan untuk menjaga agar terhindar dari penyakit tersebut dengan melakukan vaksinasi HPV. Rekomendasi selanjutnya dapat diberikan program vaksinasi HPV gratis oleh pemerintah daerah dan dinas kesehatan kota Samarinda.

Article Details

How to Cite
Rahayu, A. P. (2026). PENINGKATAN KOMPETENSI PUBLIC SPEAKING DAN KANKER SERVIKS DALAM PENCAPAIAN CAKUPAN VAKSINASI HPV DI PKK SAMARINDA. Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK), 6(2), 24 - 29. https://doi.org/10.52841/jpmk.v6i2.768
Section
Articles

References

Abdullah, D. (2023). Review : Human papillomavirus(HPV).https://doi.org/10.32388/my0h33
2. Adiyani, A., & Supatmi. (2019). Identifikasi Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks (Pap Smear) Pada Wanita Usia Subur (WUS) Di Parahita Diagnostic Center Sidoarjo. In Repository.Um Surabaya.Ac.Id (Issue surabaya.ac.id/id/eprint/6020 0008127401). http://repository.um
3. Amanah, S., & Diii, M. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS ) tentang pentingnya pap smear sebagai deteksi dini kanker serviks di kelurahan karuwisi Kecamatan panakukang Kota makassar . Journal Omicron Adpertisi, 1(1), 14–24.
4. Cangara, M. H., Wibowo, A. P., Miskad, U. A., Nelwan, B., Masadah, R., Rauf, S., & Wahid, S. (2021). Detection of human papilloma virus (HPV) in parafin block of cervical cancer patients using multiplex polymerase chain reaction (PCR) and reverse line blot methods. Medicina Clinica Practica, 4, 100225.
https://doi.org/10.1016/j.mcpsp. 2021.100225
5. Dewi, N. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kanker Serviks Dengan Motivasi Melakukan Vaksinasi Hpv Di Sma Negeri. Repository. Itekes-Bali.Ac.Id.http://repository.itekes46 bali.ac.id/medias/journal/2022.
6. Febriyana, R., Hermayanti, Y., & Mamuroh, L. (2021). Gambaran Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Deteksi Dini Kanker Serviks di Puskesmas Karangmulya Kabupaten Garut. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 21(1), 171–179.
7. Field, N., & Gilson, R. (2018). Human Papillomavirus (HPV). Case Studies in Infection Control, 101–111.https://doi.org/10.1201/9780203733318-9
8. Firdausy, V. G. (2018). Venna Gita Firdausy Np (1). https://dspace.umkt.ac.id/bitstream/handle/463.2017/1835/pdf?sequence=2&isAl lowed=y
9. Fitri, A. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Tentang Infeksi Dan Vaksinasi Human Papilloma Virus Di Kelurahan Bulian Kota Tebing Tinggi. Jurnal Implementa Husada, 2(3).
10. Fitri, D. M., & Elviany, E. (2018). Hubungan Pengetahuan, Persepsi, dan Sikap dengan Minat Untuk Melakukan Vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) pada Wanita Usia Subur di Desa Gudang Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan, VII(2), 1–15. https://smrh.e journal.id/Jkk/article/view/41/20
11. Gondo, Harry Kurniawan. 2022. Vaksin Human Papiloma Virus ( Hpv ) Untuk Pencegahan Kanker Serviks Uteri.Dosen Faultas Kedokteran Universitas 47 Wijaya Kusuma Surabaya.
12. Komalasari, K. W. (2012). Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Angkatan 2011 Terhadap Pencegahan Kanker Serviks.
13. Notoadmojo, (2018) Ii, B. A. B., & Pengetahuan, A. 5/17/2018) - slide pdf.c om. 2018, 1–15. Novalia, V. (2023). Kanker Serviks. Galenical : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 2(1), 45.
14. Purwoastuti. (2017). Karya tulis ilmiah asuhan keperawatan pasien dengan ca.serviks di ruang mawar rumah sakit umum daerah Abdul Wahab sjahranie Samarinda. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699. www.journal.uta45jakarta.ac.id
15. Sukarini, L. P. (2018). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Buku Kia. Jurnal Genta Kebidanan, 6(2).https://doi.org/10.36049/jgk.v6i2.95
16. Syahridayanti. (2012). Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu Tentang Pentingnya Pap Smear Sebagai Deteksi Dini Kanker Serviks di Wilayah RW 02 Kelurahan Parang Tambung Kecamatan Tamalate Kota Makassar Tahun 2012
17. Syahza, A. (2021). Metodologi Penelitian: Metodologi penelitian Skripsi. In Rake Sarasin (Vol. 2, Issue 01). 48
18. Thieny H.I Mumekh, Cut Mutiya Bunsal, & Sunarti Basso. (2022). Edukasi Kesehatan Vaksinasi Human Papiloma Virus (Hpv) Pada Anak Sekolah Terhadap Pengetahuan Sikap Guru. Jurnal Kesehatan Amanah, 6(2), 10–21.https://doi.org/10.57214/jka.v6i2.155
19. WHO. (2019). Kanker Serviks. Angsamerah.Com Klinik Kesehatan Pria Dan Wanita. http://blog.angsamerah.com/kanker-serviks/
20. Widayanti, M. R. (2016). Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Imunisasi Kanker Serviks. Jurnal https://doi.org/10.47560/kep.v5i1.175 Keperawatan, 5(1), 7–11.