Jurnal Farmasi Etam (JFE) https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe <p><strong>Jurnal Farmasi Etam</strong> diterbitkan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda, yang terbit setahun dua kali pada bulan <strong>Juni</strong> dan <strong>Desember&nbsp;</strong>yang memuat hasil penelitian untuk berbagai bidang farmasi Teknologi Farmasi yaitu; Preformulasi dan Formulasi, Biofarmasi, Farmakokinetika, Farmakodinamika, Farmakogenitika, &nbsp;Farmasi Analisis, Penemuan dan Pengembangan Obat / Eksipien, Kimia Bahan Alam, Obat Tradisional, Farmakognosi dan Fitokimia, Mikrobiologi dan Bioteknologi, Farmakologi dan Toksikologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, Farmasi Sosial dan Administrasi, Pharmaceutical Care</p> <p><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210608191363140" target="_blank" rel="noopener"><strong>ISSN 2797-6696 (Online Media)</strong></a><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210608191363140" target="_blank" rel="noopener">&nbsp;</a></p> <p><strong>Jurnal Farmasi Etam Indexed by:</strong></p> <p><a href="https://scholar.google.com/citations?hl=en&amp;view_op=list_works&amp;authuser=4&amp;gmla=AJsN-F5L7deIS-lHZXDXmRL0dmOt04TGQtTaKWbhhluXqkZOFWrww_uM5rrqGVleQedA4zoczb1TyMhpPQURxmFTmhOJn5x7Qg&amp;user=1WH9bIsAAAAJ" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/gs6.png"> </a><a href="https://search.crossref.org/?q=2797-6696&amp;from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/admin/crossreff_member3.png"> &nbsp; </a><a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/24629#!"><img src="/public/site/images/jmanagerfarmasi/garuda1.png" width="173" height="40"></a><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_mode=content&amp;search_text=10.52841&amp;search_type=kws&amp;search_field=full_search&amp;or_facet_source_title=jour.1410005"><img src="/public/site/images/jmanagerfarmasi/images.png" width="222" height="39"></a></p> <p>&nbsp;</p> Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda en-US Jurnal Farmasi Etam (JFE) 2797-6696 PERBANDINGAN EFEKTIVITAS BIOADSORBEN KULIT PISANG AMBON DAN KULIT SUKUN TERHADAP LOGAM Pb(II) PADA LIMBAH CAIR LABORATORIUM FARMASI DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBLE https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe/article/view/848 <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Kegiatan manusia mengakibatkan pencemaran limbah logam berat ke ling- kungan dalam aneka macam bentuk, termasuk limbah kegiatan industri, limbah laboratorium, pembuangan transportasi, limbah kota, kawasan pembuangan sampah, limbah pertambangan, dan pelapisan listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan perbandingan efektivitas bioadsorbeni serbuk kulit buah pisang ambon dan serbuk kulit buah sukun terdapat logam Pb limbah cair laboratorium farmasi dan mengetahui perbandingan kemampuan bioadsorben serbuk kulit buah pisang ambon dan serbuk kulit buah sukun terhadap logam Pb limbah cair laboratorium farmasi. Penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri UV-<em>Visible</em>. Berdasarkan kurva hubungan absorbansi terhadap waktu diperoleh kondisi yang stabil yaitu pH 4 pada menit ke 45 sampai 60. Pada penelitian ini menunjukkan pisang ambon waktu optimum kulit pisang ambon adalah 60 menit pada 23,4% dan efektivitas dari pisang ambon yaitu sebesar 29,7% dengan kondisi pH optimum pada pH 5. Sedangkan kulit sukun pada waktu optimum 60 menit 27,4%. Dari data didapat dikatakan bahwa bioadsroben kulit sukun memiliki efektivitas yang cukup baik dalam proses penyerapan Pb dengan nilai efektivitas sebesar 79,6%. sedangkan sukun dengan kondisi optimum pH 5, waktu kontak 60 menit dan massa 125 mg semakin bertambahnya bobot maka semakin menurunnya absorbansi dari limbah.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci :</strong> Kulit Pisang Ambon, Kulit Sukun, Timbal Pb (II), Limbah Laboratorium Farmasi</p> Desti Natalia Lantika T Nurillahi Febria Leswana Maria Elvina Tresia Butar-Butar Copyright (c) 2026 Jurnal Farmasi Etam (JFE) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-12 2026-03-12 5 2 467 476 10.52841/jfe.v5i2.848 ANALISIS KADAR FLAVONOID EKSTRAK ETANOL TERPURIFIKASI DAUN BETADIN (jatropha multifida Linn) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETERI UV-Vis https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe/article/view/849 <p>Tanaman betadin (<em>jatropha multifida Linn</em>) berdasarkan pengalaman secara turun temurun banyak digunakan oleh masyarakat untuk menyembuhkan luka baru, sehingga dikalangan masyarakat lebih dikenal dengan tanaman Betadin. Flavonoid adalah metabolik pada tanaman dan merupakan senyawa yang polar, maka dari itu dapat dilarutkan dalam alcohol. Senyawa flavonoid pada umunya banyak terdapat di semua bagian tumbuhan termasuk daun, akar, kayu, kulit, tepung sari, nektar, bunga, buah dan biji. Kira-kira 2% dari seluruh karbon yang difotosintesis oleh tumbuh-tumbuhan diubah menjadi flavonoid. Adapun masalah dari penelitian ini adalah berapa total kandungan flavonoid antara ekstrak etanol terpurifikasi dan yang tidak terpurifikasi pada tanaman daun betadin (<em>jatropha multifida Linn</em>). Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar flavonoid ektrak etanol terfurifikasi pada daun betadin (<em>jatropha multifida Linn</em>) Oleh karena itu, dilakukan analisis kadar flavonoid ekstrak etanol terpurifikasi daun betadin (<em>jatropha multifida Linn</em>) dengan Metode Spektrofotometeri UV-Vis. Salah satu prinsip kerja spektrofotometri didasarkan pada fenomena penyerapan sinar oleh spese kimia tertentu didaerah ultra violet dan sinar tampak. Hasil kadar ekstrak etanol daun betadin 1,9873% dan hasil ekstrak etanol daun betadin terpurifikasi 0,1363%. Kesimpulan bahwa estrak etanol terpurifikasi lebih kecil kadar yang dihasil kan dibandingkan ekstrak etanol tidak terpurifikasi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci<em>:</em></strong><em> Jatropha multifida Linn</em>, Terpurifikasi, Flavonoid, Spektrofotometri UV-Vis</p> Maria Meylennia Bulan Susana Linden Nurillahi Febria Leswana Copyright (c) 2026 Jurnal Farmasi Etam (JFE) https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-16 2026-03-16 5 2 477 490 10.52841/jfe.v5i2.849 POTENSI ANTIOKSIDAN CLAY MASK STICK BERBASIS RICE BRAN OIL TERHADAP RADIKAL BEBAS DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe/article/view/851 <p>Masalah kesehatan kulit wajah menjadi perhatian penting, terutama bagi perempuan, karena berpengaruh terhadap rasa percaya diri dan penampilan. Salah satu upaya perawatan kulit wajah adalah penggunaan masker berbahan alami yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. Seiring berkembangnya inovasi di bidang kosmetik, sediaan <em>clay mask stick </em>hadir sebagai bentuk baru yang lebih praktis digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antioksidan dari <em>clay mask stick </em>yang diformulasikan dengan minyak bekatul (<em>rice bran oil</em>/RBO) menggunakan metode DPPH (<em>1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl</em>). Minyak bekatul diketahui mengandung senyawa antioksidan alami seperti tokoferol, tokotrienol, dan <em>oryzano</em>l. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan mengukur nilai IC<em>50 </em>menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 520 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula yang mengandung RBO (F2 dan F3) memiliki nilai IC50 &lt; 50 ppm, yang menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar formula (p = 0,003), dan uji lanjut LSD membuktikan bahwa formula F2, F3, serta pembanding vitamin C secara signifikan berbeda dari formula kontrol (F0). Selain itu, hasil uji karakteristik fisik (pH, homogenitas, daya sebar, dan waktu kering) menunjukkan bahwa seluruh sediaan memenuhi standar mutu kosmetik yang baik. Kesimpulannya, <em>clay mask stick </em>berbasis <em>rice bran oil </em>memiliki potensi kuat sebagai produk perawatan kulit topikal dengan aktivitas antioksidan yang efektif dan stabil</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong><em>: clay mask stick</em>, minyak bekatul, antioksidan, metode DPPH, IC50, tokoferol</p> Karolina Yordan Muh. Taufiqurrahman Nurillahi Febria Leswana Copyright (c) 2026 Jurnal Farmasi Etam (JFE) http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-25 2026-03-25 5 2 491 498 10.52841/jfe.v5i2.851 FORMULASI DAN EVALUASI UJI MUTU FISIK EMULGEL ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH (1,1-difenil-2-picrylhydrazyl) https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe/article/view/857 <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Peningkatan produksi bawang merah setiap tahun semakin meningkat, sehingga menyebabkan kulit bawang merah menjadi limbah yang tidak di manfaatkan. Bagian kulit dari bawang merah mengandung senyawa kimia flavonoid yang berperan sebagai antioksidan. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (<em>1,1-difenil-2-picrylhydrazyl</em>) yaitu kulit bawang merah diektraksi menggunakan etanol 96%. Kulit bawang merah akan dimanfaatkan untuk membuat sediaan emulgel yang memiliki aktivitas antioksidan dapat membantu melindungi kulit, meningkatkan hidrasi dan menjaga kelembapan pada kulit. Emulgel memiliki stabilitas yang baik, nyaman digunakan dan mampu menempel dalam waktu yang relatif lama pada kulit. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari emulgel dan hasil evaluasi uji mutu fisik sediaan emulgel. Sediaan emulgel dibuat 4 formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda dan dilakukan evaluasi sediaan yaitu uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya sebar, uji daya lekat, uji stabilitas penyimpanan, uji <em>cycling test</em>, uji sentrifugasi, uji tipe emulgel dan uji viskositas. Hasil pengujian antioksidan pada emulgel kulit bawang merah konsentrasi 0,5%, 5% dan 10%, memiliki aktivitas antioksidan. Emulgel kulit bawang merah pada konsentrasi 10% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC<sub>50</sub> sebesar 49.614 ppm. Hasil evaluasi uji mutu fisik pada variasi konsentrasi ekstrak kulit bawang merah memiliki pengaruh terhadap stabilitas sediaan emulgel. Berdasarkan hasil uji stabilitas fisik, pada formula sediaan emulgel F0 dan F1 memenuhi persyaratan parameter sediaan emulgel yang baik. Sedangkan, formula emulgel F2 dan F3 belum memenuhi persyaratan parameter sediaan emulgel karena pada pengujian <em>cycling test</em> dan sentrifugasi hasil emulgel tidak stabil.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci :</strong> Kulit Bawang Merah, Ekstrak Etanol 96%, Emulgel, Antioksidan</p> Angela Dewi Sartika Hiyang Muh Taufiqurrahman Risny Oklyan Copyright (c) 2026 Jurnal Farmasi Etam (JFE) 2026-03-25 2026-03-25 5 2 499 510 10.52841/jfe.v5i2.857 POTENSI TOKOFEROL SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA SEDIAAN KRIM DARI FRAKSI NON POLAR CRUDE PALM OIL (CPO) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe/article/view/866 <p>Tokoferol merupakan senyawa antioksidan alami yang banyak ditemukan dalam fraksi non-polar <em>Crude Palm Oil</em> (CPO). Antioksidan memiliki peran penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan kulit dan penuaan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dari fraksi non-polar CPO dalam sediaan krim menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2- pikrilhidrazil). Fraksi non-polar CPO diformulasikan ke dalam krim dengan konsentrasi 0% (F0), 1% (F1), 2% (F2), dan 3% (F3). Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan mengukur nilai IC₅₀ masing-masing formula dan dibandingkan dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim F3 memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 56,167 µg/mL. Hasil uji ANOVA dan LSD menunjukkan perbedaan yang signifikan antara F0 dengan F3 dan vitamin C (p &lt; 0,05). Selain itu, semua formula memenuhi parameter mutu fisik sediaan krim yang meliputi homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Dapat disimpulkan bahwa fraksi non-polar CPO memiliki potensi sebagai sumber antioksidan alami dan dapat dikembangkan dalam sediaan krim</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> α-Tokoferol, <em>Crude Palm Oil</em> (CPO), Antioksidan, DPPH, Krim</p> Yesi Bayaq Nurillahi Febria Leswana Muh Taufiqurrahman Copyright (c) 2026 Jurnal Farmasi Etam (JFE) http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-30 2026-03-30 5 2 511 519 10.52841/jfe.v5i2.866