HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN SOSIAL SEBAYA DENGAN KONDISI MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK DI SMP
Main Article Content
Abstract
Kondisi mental emosional anak menjadi sangat penting untuk diperhatikan karena pada masa ini anak mulai belajar bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan. Salah satu lingkungan yang mempengaruhi adalah lingkungan sosial sebaya. Namun, lingkungan sebaya seorang anak ternyata tidak selalu positif sehingga mempengaruhi kondisi psikologis mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sosial sebaya dengan kondisi mental emosional pada anak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 57 responden dari jenjang kelas VIII yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner lingkungan sosial sebaya dan kuesioner kondisi mental emosional yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS versi 27. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial sebaya dengan kondisi mental emosional anak (p = 0,001; r = -0,422), dengan arah korelasi negatif dan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa semakin baik lingkungan sosial sebaya yang dimiliki anak, maka semakin baik pula kondisi mental emosionalnya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan mental dan emosional anak, khususnya di lingkungan sosial sebaya.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anggeriyane, E., Yunike, Mariani, Susanto, W. H. A., Halijah, Sari, I. N., Handian, F. I., Elviani, Y., Suriya, M., Iswati, N., & Yulianti, N. R. (2022). Tumbuh Kembang Anak. In M. Sari (Ed.), PALITA: Journal of Social - Religion Research (Vol. 1, Nomor 1). Global Eksekutif Teknologi.
Azizah, N., Tristanti, I., & Purnomo, M. (2023). Bullying Pada Remaja Dan Dampak Perkembangan: Scoping Review. Jurnal Indonesia Kebidanan, 7(2), 17–23.
Devita, Y. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Masalah Mental Emosional Remaja. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 503. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.967
Dwistia, H., Sari, M. I. N., Fatimah, L., & Mulyana, W. D. (2025). Peran Lingkungan Terhadap Perkembangan Sosio-Emosional Anak. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(1), 01–10. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i1.886
Gaol, A. L., Sari, A. B., & Bidjuni, H. (2021). Hubungan Expressed Emotion Keluarga dan Peer Support dengan Suicide Ideation Pada Remaja di SMP N 8 Manado. 9(1), 9–18.
Hamzah, F., & Setiawati. (2020). THE RELATIONSHIP BETWEEN THE INFLUENCE OF PEOPLE’S PEOPLE ON LEARNING DISCIPLIN. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 8(3), 301–308. https://doi.org/10.24036/spektrumpls.v8i3.109568
Hanifa, S., & Lestari, T. (2021). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perkembangan Emosional Anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5, 1429–1433.
Jafar, E. S., & NR, R. W. (2023). Efektivitas Psikoedukasi Online Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(1), 23–28. https://doi.org/10.51878/healthy.v2i1.1963
Jantrika, S., & Marlina, S. (2021). Dampak Pembelajaran Saat Pandemi Dalam Menstimulasi Kemampuan Sosial Anak Di Tk Negeri Pembina 01 Pancung Soal Pesisir Selatan. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 5(1), 98–108. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v5i1.1236
Kusnata, R. A., Poerwanto, A., & Khosianah, F. (2025). Hubungan Antara Toxic Friendship Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja Di Surabaya. Archetype : Jurnal Ilmiah Psikologi & Terapan, 7(1), 73–82.
Lutfiah, H., & Nahuda. (2024). KESEHATAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF PAI ANALISIS KRITIS AL-QURAN SURAH AR-RAD AYAT 28. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 11071–11075.
Rifani, D. A., & Rahadi, D. R. (2021). Ketidakstabilan Emosi dan Mood Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Manajemen Bisnis, 18(1), 22–34. https://doi.org/10.38043/jmb.v18i1.2747
Riskesdas, T. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. In Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Risnawati, I., Sukarmin, Karyati, S., & Zuliana. (2020). Efek Edukasi Kartun Islami Terhadap Kecerdasan Spiritual Anak SDN 1 Purwosari Kabupaten Kudus. Indonesia Jurnal Kebidanan, 4(1), 31–36.
Rizki, N. J. (2022). TEORI PERKEMBANGAN SOSIAL DAN KEPRIBADIAN DARI ERIKSON (KONSEP, TAHAP PERKEMBANGAN, KRITIK & REVISI, DAN PENERAPAN). EPISTEMIC: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN, 1(2), 153–172.
Sari, S. I., & Budiman, A. (2021). Hubungan Faktor Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja di SMP Negeri 5 Samarinda. Borneo Student Research, 2(2), 950–957.
Tarigan, N. A. B., Sitepu, E., & Purba, L. (2022). Persepsi Siswa Tentang Pola Asuh Orang Tua dan Kemampuan Pendekatan Personal Guru PAK Serta Hubungannya dengan Minat Belajar PAK Siswa. Indonesian Journal of Christian Education and Theology (IJCET), 1(1), 28–34. https://doi.org/10.55927/ijcet.v1i1.1105
Trianiyoga, I. A., Praptini, & Wilani, N. M. A. (2024). Dampak Psikologis Pada Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 7606–7611.
Utomo, H., Tanziha, I., Arifin, J., & Noegroho, S. (2021). Profil Anak Indonesi 2021. In Profil Anak Indonesia. htttps//:www.kemenpppa.go.id
Wahdi, A. E., Setyawan, A., Putri, Y. A., Wilopo, S. A., Erskine, H. E., Wallis, K., McGrath, C., Blondell, S. J., Whiteford, H. A., Scott, J. G., Blum, R., Fine, S., Li, M., & Ramaiya, A. (2022). Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) Laporan Penelitian. In Pusat Kesehatan Reproduksi. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2022.11.143