PEMBERDAYAAN KADER PALIATIF KANKER DALAM MERAWAT PASIEN KANKER DI MASYARAKAT DKI JAKARTA
Main Article Content
Abstract
Kanker adalah penyakit tidak menular bersifat kronis ditandai adanya pertumbuhan sel abnormal dan pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Penderita kanker dapat mengalami masalah fisik, psikologis maupun sosial. Dampak fisik seperti keluhan sesak nafas, luka, pembengkakan, dan stres psikologis. Kondisi yang dialami pasien kanker, membutuhkan perawatan paliatif untuk mencapai hidup yang berkualitas. Perawatan paliatif dengan melibatkan keluarga dalam perawatannya. Pemberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan, khususnya kader paliatif dapat membantu keluarga merawat anggota keluarganya yang sakit. Kader paliatif sangat membutuhkan pengetahuan dan ketrampilan dalam merawat pasien kanker dengan permasalahannya. Pelatihan kader paliatif ini dilakukan selama dua periode, setiap periode berlangsung selama dua hari dan dalam praktiknya peserta dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 5-7 orang. Hasil yang didapatkan, peserta semuanya aktif berlatih, mempraktikkan dengan hasil mayoritas baik. Diharapkan kader rutin berlatih, mempraktikkan dan mengajarkan kepada keluarga pasien. Kegiatan ini dapat berlanjut dan dilakukan penyegaran ketrampilan secara rutin
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

References
Kristanti, M. S., Setiyarini, S., & Effendy, C. (2017). Enhancing the quality of life for palliative care cancer patients in Indonesia through family caregivers: A pilot study of basic skills training. BMC Palliative Care, 16(1), 1–7. https://doi.org/10.1186/s12904-016-0178-4
Lewis S., Dirksen R.S, H. M. M. B. L. (2014). Medical Surgical Nursing Assessment and Management of Clinical Problem (Ninth Edit).
Murtagh, F. E. M., Bausewein, C., Verne, J., Iris Groeneveld, E., Kaloki, Y. E., & Higginson, I. J. (2014). How many people need palliative care? A study developing and comparing methods for population-based estimates. Palliative Medicine, 28(1), 49–58. https://doi.org/10.1177/0269216313489367
Nadeem Ramsha, Qamar Samina, Khokhar Abbas, Abid Masyam, Z. R. (2018). Palliative Care ; Frequency of Inadequate Pain Assessment in Advanced. The Professional MEdical Journal, 25(12), 1910–1914. https://doi.org/10.29309/TPMJ/18.4753
Natosba, J., Rahmania, E. N., & Lestari, S. A. (2019). Studi Deskriptif : Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Dan Hypnotherapy Terhadap Nyeri Dan Kecemasan Pasien Kanker Serviks Descriptive Study : the Effect of Progressive Muscle Relaxation and Hypnotherapy on Pain and Anxiety of Cervical Cancer Patients.
Nowels, D., Jones, J., Nowels, C. T., & Matlock, D. (2016). Perspectives of primary care providers toward palliative care for their patients. Journal of the American Board of Family Medicine, 29(6), 748–758. https://doi.org/10.3122/jabfm.2016.06.160054
Ramadhaniah, F., Mulawarman, A., Suzanna, E., & Andalucia, L. R. (2016). Gambaran Kanker Paru Karsinoma Bukan Sel Kecil dengan Efusi Pleura Characteristic of Non Small Cell Lung Cancer with Pleural Efusion. Jurnal Respirologi Indonesia, 36(2), 60–66.
RS Dharmais. (2012). Registrasi Kanker Nasional.
Ulfiana, E., Has, E. M. M., & Rachmawati, P. D. (2018). Pengembangan Palliative Community Health Nursing (Pchn) Untuk Meningkatkan Kemandirian Keluarga Dalam Merawat Penderita Kanker Di Rumah. Jurnal Ners, 8, 309–316.https://books.google.com/book?id=IXnOesumg Mk&pgis=1
WHO. (2019). Cancer.