Main Article Content

susanti niman
Tina Shinta Parulian Siahaan

Abstract

Promosi kesehatan jiwa merupakan upaya untuk mempertahankan kesehatan jiwa. Remaja menjadi sasaran promosi kesehatan jiwa mengingat tingginya prevalensi masalah kesehatan jiwa di usia ini. Bentuk promosi kesehatan jiwa yang dapat dilakukan pada remaja adalah manajemen emosi. Manajemen emosi penting bagi remaja sebab masa ini adalah masa pencarian identitas diri, selain itu masalah emosi  dapat  beresiko meningkatkan masalah kesehatan jiwa.


Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengelola emosi serta mencegah munculnya masalah gangguan emosi. Kegiatan dilakukan secara online melalui media zoom. Metode yang digunakan berupa pemberian edukasi kesehatan jiwa melalui ceramah, memberikan leaflet tentang cara mengelola emosi, diskusi serta tanya jawab diakhir kegiatan. Peserta juga mengisi pretest dan posttest. Jumlah peserta 40 orang remaja (12.5% laki-laki dan 87.5% perempuan), usia  antara 15 – 21 tahun dengan pendidikan 75% adalah mahasiswa. Hasil dari kegiatan terjadi perubahan yang signifikan dari pengetahuan, dimana sebelumnya diberikan edukasi mean 35.75 dan setelah diberikan menjadi mean 81.00. Remaja harus mengenali penyebab perubahan emosi yang dialami, tidak membiarkan status emosi negatif menetap pada dirinya, melakukan usaha untuk mengatasi emosi negatif dengan cara yang efektif serta mempertahankan emosi yang positif.

Article Details

How to Cite
niman, susanti, & Siahaan, T. S. P. (2022). Manajemen emosi sebagai bentuk upaya promosi kesehatan jiwa pada remaja. Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK), 3(2), 1-6. https://doi.org/10.52841/jpmk.v3i2.208
References
Aeni, N.,Yuhandini, D.Y. (2018). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video dan metode demonstrasi terhadap pengetahuan SADARI. Jurnal care vol. 6, No. 2

Critchley, H. D., & Garfinkel, S. N. (2017). Interoception and emotion. Current opinion in psychology, 17, 7–14. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2017.04.020

Erik, E.,Muzdalifah,F. (2013). Pelatihan manajemen emosi dan kecenderungan simtom depresi pada remaja di panti asuhan. JPPP : Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, Vol 2 no 1 April 2013. https://doi.org/10.21009/JPPP.021.02

Fenwick-Smith, A., Dahlberg, E. E., & Thompson, S. C. (2018). Systematic review of resilience-enhancing, universal, primary school-based mental health promotion programs. BMC psychology, 6(1), 30. https://doi.org/10.1186/s40359-018-0242-3

Idris, I. B., Barlow, J., & Dolan, A. (2019). A Longitudinal Study of Emotional and Behavioral Problems among Malaysian School Children. Annals of global health, 85(1), 30. https://doi.org/10.5334/aogh.2336

Lestarina, N.N.W. (2021). Pendampingan remaja sebagai upaya peningkatan kesehatan mental remaja di desa Laban Gresik. PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, volume 2 no 1 https://doi.org/10.35718/pikat.v2i1.332

Mardiah, A.,Abdullah, A.,Hermansyah. (2015). Pendidikan kesehatan dalam peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga dengan hipertensi-Pilot Study. Jurnal Ilmu Keperawatan Magister Keperawatan Program Pascasarjana Universitas Syah Kuala, Vol 3, No 2.

Niman, S. (2017). Promosi dan Pendidikan Kesehatan. Jakarta : CV Trans Info Media

O'Reilly, M., Dogra, N., Whiteman, N., Hughes, J., Eruyar, S., & Reilly, P. (2018). Is social media bad for mental health and wellbeing? Exploring the perspectives of adolescents. Clinical child psychology and psychiatry, 23(4), 601–613. https://doi.org/10.1177/1359104518775154

Patel, V., Flisher, A., Hetrick, S., & McGorry, P. (2007). Mental health of young people: A global public-health challenge. The Lancet, 369, 1302-1313

Ridout, B., & Campbell, A. (2018). The Use of Social Networking Sites in Mental Health Interventions for Young People: Systematic Review. Journal of medical Internet research, 20(12), e12244. https://doi.org/10.2196/12244

Wierenga, K. L., Lehto, R. H., & Given, B. (2017). Emotion Regulation in Chronic Disease Populations: An Integrative Review. Research and theory for nursing practice, 31(3), 247–271. https://doi.org/10.1891/1541-6577.31.3.247