Formulasi Sabun Padat dari Limbah Minyak Jelantah Yang Dimurnikan Dengan Arang Limbah Kulit Jeruk Manis Solid Soap Formulation from Waste Cooking Oil Purified With Sweet Orange Peel Waste Charcoal
Main Article Content
Abstract
Minyak jelantah merupakan limbah yang berasal dari jenis-jenis minyak goreng seperti hal nya minyak jagung, minyak sayur dan sebagainya, oleh karena itu minyak jelantah kemungkinan bisa dijadikan sebagai bahan dasar penggunaan sabun padat. Tujuan penelitian ini memanfaatkan limbah minyak jelantah dan kulit jeruk dan memformulasikannya menjadi sabun padat yang kemudian dievaluasi mutunya sesuai dengan SNI 3532, 2016. Bahan uji yang digunakan adalah minyak jelantah yang di dapat dari sebuah usaha katering di Jakarta dan arang limbah kulit jeruk manis (Citrus sinensis.L Osbeck) yang digunakan untuk memurnikan limbah minyak jelantah agara didapatakn sabun yang bermutu baik. Hasil pengujiann menunjukkan sabun berbahan dasar minyak jelantah (F2) secara umum memiliki karakteristik yang baik sesuai SNI 3532, 2016, sehingga dapat dimanfaakan sebagai sabun padat. Sabun minyak jelantah (F2) memiliki pH 9,22; persentase stabilitas busa 88,58%; kadar air 0,6%; bahan tak larut dalam etanol 0,8%, kadar alkali bebas 0,12% , dan kadar klorida 2,2 %. Semua parameter yang diuji menunjukan kesesuaian terhadap parameter pembanding yaitu sabun berbahan dasar minyak sawit bersih (F1) dan SNI, kecuali kadar klorida yang melebihi kadar yang disyaratkan
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
2. Octora, D.D., Situmorang,Y., Marbun, R.A.T., Formulasi Sediaan Sabun Mandi padat Ekstrak Etanol Bonggol Nanas (Ananas cosmosus, L) untuk kelembapana Kulit. Jurnal Farmasimed. 2020;2(2):77-83
3. Syamsidar HS. Pembuatan dan Uji Kualitas Biodiesel dari Minyak Jelantah. Jurnal Teknosains .2013; 7 (2): 211
4. Wahyuni, S. Formulasi Dan Uji Aktivitas Anti bakteri Sabun Padat Transparan Ekstrak Lengkuas ( Alpinia Galanga (L.) Willd.) dan Ekstrak Kulit Batang Banyuru (Pterospermum Celebicum Miq.) Terhadap Bakteri. Skripsi. 2018; Makasar: Program Studi Farmasi Universitas Hasanudin
5. Prihanto, A., dan B. Irawan. Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Mandi. Metana. 2018;14 (2):55-59.
6. Rivaz, B., Torrado, A., Torre, P., Converti, A., and Dominguez, J. M. Submerged Citric Acid Fermentation on Orange Peel Autohydrolysate. Journal of Agricultural and Food Chemistry. 2008; 56: 2380- 2387
7. Erprihana, A.A., dan Hartanto, D. Pembuatan Karbon Aktif dari Kulit Jeruk Keprk (Citrus reticulate) untuk Adsorbsi Pewarna Remazol Brilliant Blue. Jurnal Bahan Alam Terbarukan.2014; 2(2): 25-32
8. Rasyadi, Y., Yenti, R., Jasri, A.P. Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sabun Mandi Cair Ekstrak Etanol Buah Kapulaga (Amomum compactum Sol. ex Maton). Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia). 20191;6(2):188
9. Untari EK., Robiyanto. Uji Fisikokimia dan Uji Iritasi Sabun Antiseptik Kulit Daun Aloe vera (L.) Burm.f. Jurnal jamu Indonesia. 2018;3(2):55-61
10. Wasitaatmadja. Penuntun Kosmetik Medik.1997;Jakarta: Universitas Indonesia
11. Agtalis, IY. Formulasi Sediaan Sabun Mandi Padat Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia Amygdalina Del.). Karya Tulis Ilmiah. 2018; Poltekes kupang
12. Febriani A., Kusuma IM., Hariyani M. Formulasi dan Uji Antibakteri Sabun Mandi Padat Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) Terhadap Staphylococcus aureus. Sainstech Farma; 2021; 14 (1):26-33
13. Rowe, Raymond C., Paul J Sheskey dan Sain C Owen. Handbook of Pharmaceutical Excipients, Fifth Edition. . 2006; London: Pharmaceutical Press..
14. Hambali E A, Suryani dan Rivai M. Membuat Sabun Transparan untuk Gift dan Kecantikan. 2005;Jakarta:Penebar Swadaya