HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN PEMILIHAN BENTUK DAN DOSIS SEDIAAN PARASETAMOL DALAM UPAYA SWAMEDIKASI DEMAM
Main Article Content
Abstract
Masyarakat Indonesia sering melakukan swamedikasi untuk mengatasi demam. Penanganan demam pada anak sangat tergantung pada peran orang tua. Tingkat pendidikan orang tua berpengaruh terhadap swamedikasi demam karena swamedikasi membutuhkan pengetahuan obat yang memadai dan tepat. Parasetamol merupakan obat yang sering digunakan untuk mengatasi demam pada anak karena relatif aman, sehingga menjadi pilihan lini pertama pada demam anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap pemilihan bentuk sediaan dan dosis parasetamol dalam upaya swamedikasi demam. Penelitian ini mencari hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan pemilihan bentuk dan dosis sediaan parasetamol dalam upaya swamedikasi demam masyarakat di Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki anak dengan usia 0 bulan - 12 tahun dan pernah menggunakan parasetamol dalam rangka swamedikasi demam. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil dari penelitian antara tingkat pendidikan dengan bentuk sediaan adalah 0,407>0,05, dan untuk hasil penelitian dari tingkat pendidikan dengan dosis sediaan adalah 0,118>0,05. Dalam hal ini berarti H0 diterima, tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemilihan bentuk dan dosis sediaan.
Article Details
References
2. BPOM RI. 2014. Persyaratan Mutu Obat Tradisional, Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, Indonesia : Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.
3. Indira S, M. A. N., Artini, I. G. A., & Ernawati, D. K. 2018. Pola penggunaan parasetamol atau Ibuprofen sebagai obat antipiretik single therapy pada pasien anak. E-Jurnal Medika, 7(8), 1–13.
4. Kaushal, J., Gupta, M. C., Jindal, P., & Verma, S. (2012). Self-medication patterns and drug use behavior in housewives belonging to the middle income group in a city in Nothern India. India: Indian Journal of Community Medicine.
5. Marjan, L. 2018. Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan Orangtua Dalam Swamedikasi Demam Pada Anak Menggunakan Obat Parasetamol. Journal of Physical Therapy Science, 9(1): 1-11.
6. Medidata. 2021. MIMS Referensi Obat, Informasi Ringkas Produk Obat Bahasa Indonesia Volume 20 Tahun 2021. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
7. Nilamsari, N., & Handayani, N. 2018. Tingkat Pengetahuan Akan Mempengaruhi Tingkat Depresi Penderita Kanker. Journal of Health Sciences, 7(2).
8. Notoatmodjo S. 2007. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka cipta.
9. Nugroho, T. 2011. Asuhan Keperawatan Maternitas, Anak, Bedah, Penyakit Dalam. Yogyakarta: Nuha Medika.
10. Oktaviana, E., Hidayati, I. R., & Pristianty, L. 2019. Pengaruh Pengetahuan terhadap Penggunaan Obat Parasetamol yang Rasional dalam Swamedikasi (Studi pada Ibu Rumah Tangga di Desa Sumber Poh Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo). Jurnal Farmasi Dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 4(2), 44.
11. Parfati, N & Rani, K.C. 2018. Buku Ajar Sediaan Tablet Orodispersibel. Surabaya: Fakultas Farmasi Universitas Surabaya. Hal. 3-11.
12. Permenkes, 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan kefarmasian di Rumah sakit.
13. Putri, A. A., Yuktiana, K., Yuke, A., Titik, R., Eka, N. Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi oleh Ibu-Ibu di Kelurahan Tamansari Kota Bandung. Jurnal integrasi Kesehatan & Sains (JIKS). 1(2), 107-113.
14. Pratiwi, P. N., Pristianty, L., Noorrizka, G., & Impian, A. 2014. Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Obat Anti-Inflamasi Non- Steroid Oral Pada Etnis Thionghoa Di Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas, 1(2), 36–40.
15. Sudibyo, D.G,. dkk. 2020. Pengetahuan Ibu Dan Cara Penanganan Demam Pada Anak. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 70.
16. Sholihah, S. H. 2020. Efektivitas pemberian parasetamol oral versus parasetamol rektal untuk antipiretik pada anak: systematic review. Jurnal Ilmu Farmasi Dan Farmasi Klinik, 17(1), 22–29.
17. Harahap, N.A, & Tanuwijaya, J. 2017. Tingkat Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan. Sumatera Utara: Departemen Farmakologi Farmasi, Fakultas Farmasi.