EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DISERTAI HIPERTENSI DI PUSKESMAS PASUNDAN KOTA SAMARINDA
Main Article Content
Abstract
Kepatuhan pasien Diabetes Melitus (DM) dalam meminum obat sangat penting dilakukan untuk mencapai tujuan pengobatan yang efektif dan mencegah terjadinya komplikasi. Gangguan produksi dan fungsi insulin dapat mengakibatkan terjadinya hiperglikemia yang akhirnya akan meningkatkan tekanan darah (hipertensi). Pasien diabetes melitus tipe 2 yang disertai penyakit hipertensi memiliki resiko dua kali penyakit kardiovaskular seperti infark miokard, stroke, atau kematian dibandingkan dengan pasien hipertensi tanpa diabetes, sehingga kepatuhan minum obat sangat penting dilakukan untuk menunjang keberhasilan terapi berupa pengontrolan kadar gula darah dan tekanan darah selalu dalam rentang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan pasien diabetes melitus tipe 2 yang disertai hipertensi di Puskesmas Pasundan Kota Samarinda. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, kuesioner yang digunakan yaitu MMAS-8. Jumlah responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling dari bulan Juni tahun 2022 yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 80 sampel. Hasil penelitian menunjukkan kategori tingkat kepatuhan minum obat pasien meliputi kepatuhan tinggi sebesar 37,5%, kepatuhan sedang sebesar 31,5%, dan kepatuhan rendah sebesar 31,5%. Uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dengan variabel karakteristik pasien yaitu jenis kelamin, jenis pengobatan dan lama pengobatan, sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah usia.
Article Details
References
Febrinasari, R. P., Sholikah Agusti, T., Pakha Nasirochim, D., dan Putra Erdana, S. 2020. Buku Saku Diabetes Melitus. UNS Press Hal. 70.
Anani, S., Udiyono, A., dan Ginanjar, P. 2012. Hubungan Antara Perilaku Pengendalian Diabetes dan Kadar Glukosa Darah Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus (Studi Kasus di RSUD Arjawinangun Kabupaten Cirebon). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2): 466-478.
Handayani, I.B. 2012. Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Instalasi Rawat Jalan Rsud “X”. Skripsi. Jurusan Farmasi UIN Maulanan Malik Ibrahim. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Hal. 6.
Perdana E. N. K., Aila, K., dan Syahrul, H. N. 2019. Penatalaksanaan Holistik Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan Retinopati Diabetik serta Hipertensi dengan Pendekatan Dokter Keluarga. Majority, 8(2): 283-291.
Sari, G. P., Samekto, M., dan Adi, M. S. 2017. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Terjadinya Hipertensi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II (Studi di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pati). Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK 13(1): 47–59.
Dinas Kesehatan Kota Samarinda. 2016. Profil Kesehatan Kota Samarinda Tahun 2016. Samarinda: Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Hal. 155.
Bidulang, C. B., Wiyono, W. I., dan Mpila, D. A. 2021. Evaluasi Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antidiabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Enemawira. Pharmacon 10 (3): 1066–1071.
Choirunnisa, L. 2018. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin Pada Penderita Diabetes Melitus Di Surabaya. Skripsi. Jurusan Keperawatan. Surabaya: Universitas Airlangga. Hal. 62- 64.
Vadila, A., Izhar, M. D., dan Nasution, H. S. 2021. Faktor-Faktor Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Putri Ayu. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(2): 229–237.
Gunawan, S., & Rahmawati, R. 2021. Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok Tahun 2019. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 6(1): 15–22.
Mokolomban, C., Wiyono, W. I., dan Mpila, D. A. 2018. Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Disertai Hipertensi Dengan Menggunakan Metode Mmas-8. Pharmacon, 7(4): 69–78.
Agustina, V., Marlenita, I. T., Fanisa, C., Arum, D. W., Apianus, W., dan Oltry, G. C. L. 2021. Deteksi Dini Penyakit Diabetes Melitus. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2): 300-309.
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). 2021. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PB Perkeni. Hal. 2; 7-10; 24.
Ratna, W.F., Nurma, A., dan Abdul, Q. 2021. Hubungan Kepatuhan Konsumsi Obat Terhadap Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Dengan Penyerta Diabetes Mellitus. Media Husada Journal Of Nursing Science, 2(2): 28–34.
Jilao, M. 2017. Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antidiabetes Oral Pada Pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Koh-Libong Thailand. Skripsi. Jurusan Farmasi UMS. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hal 47.
Saibi, Y., Romadhon, R., dan Nasir, N. M. 2020. Kepatuhan Terhadap Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakarta Timur. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal), 6(1): 94–103.
Ningrum, D. K. 2018. Kepatuhan Minum Obat pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Higeia Journal of Public Health, 1(3), 84–94.
Malfirani, L., Nurmainah., dan Nera, U. P. 2019. Analisis Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan Di Puskesmas Kampung Bangka Pontianak Tenggara Periode Juli 2017 - Desember 2018. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN, 4(1): 1-17.
Legi, N. N., Pasambuna, M., Purba, R. B., Kasiati, O., Poltekkes, J. G., dan Manado, K. 2019. Determinan Kepatuhan Pengobatan Diabetes Mellitus Tipe II. E-Journal Stikes Duta Gama.Ac.Id, 11(2): 81-87.
Srikartika, V. M., Cahya, A. D., Suci, R., dan Hardiati, W. 2016. Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Penggunaan Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi (Journal of Management and Pharmacy Practice), 6(3): 205–212.
Osterberg, L., dan Blaschke, T. 2005. Adherence to Medication. The New England Journal of Medicine, 353(5): 487-497.