FORMULASI SEDIAAN MINUMAN SERBUK JELI LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm.f.) FORMULASI SEDIAAN MINUMAN SERBUK JELI LIDAH BUAYA (Aloe vera (L.) Burm.f.)

Main Article Content

Minda Sari lubis

Abstract

Lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) salah satu jenis tumbuhan yang mudah sekali kita temukan dan banyak  manfaatnya. Sejumlah penelitian diseluruh dunia, lidah buaya  membantu mencegah berbagai jenis penyakit. Jenis lidah buaya yang dipakai untuk pembuatan herbal lidah buaya adalah jenis  Barbadensis yang mengandung zat untuk kebutuhan manusia, seperti Vitamin A, B1, B2, B6, B12, Vitamin E dan Vitamin C. Tanaman ini dapat juga menyembuhkan penyakit diabetes jantung,dan penyakit lainnya. Lidah buaya dapat diformulasikan menjadi minuman serbuk karena dapat memberikan rasa yang menyegarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat formulasi baru dari lidah buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) sebagai minuman serbuk dengan komposisi maltodekstrin yang berbeda.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Pada penelitian ini lidah buaya diformulasikan dalam bentuk minuman serbuk. Evaluasi fisik yang dilakukan meliputi uji kadar air, uji kadar abu, uji waktu alir, uji sudut diam dan uji waktu larut, uji organoleptis serta uji hedonik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa evaluasi mutu fisik uji kadar air sediaan berada pada rentang 2,93%-4,73 %,kadar abu 0,12%-0,23%, waktu alir 4,23-6,20 gram/detik, sudut diam 21,95°-29,92o, dan waktu larut berada pada rentang 1,03-2,90 menit. Pada uji hedonik formula yang paling disukai adalah F3 baik dari segi rasa,aroma dan warna. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa minuman serbuk lidah buaya memenuhi eveluasi mutu fisik dan memiliki rasa yang disukai oleh para panelis.

Article Details

Section
Articles

References

1. Kumalaningsih, Sri. (2006). Antioksidan Alami Penangkal Radikal Bebas, Sumber, Manfaat, Cara Penyediaan dan Pengolahan. Trubus Agrisarana, Surabaya.
2. Hartomo, A.J. dan Widiatmoko, M.C. 1992. Emulsi dan Pangan Ber-lesitin. Andi Offset. Yogyakarta.
3. Sansone, dkk. (2011). Maltodextrin/pectin microparticles by spray drying as carrier for nutraceutical extracts. Journal of Food Engineering 105 (2011): 468–476
4. Furnawanthi. (2002). Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya Si Tanaman Ajaib. Jakarta: Agromedia Pustaka. Jakarta. Hal 4-6
5. Hamman, J.H. 2008. Composition and Applications of Aloe vera Leaf Gel. Molecules. Department of Pharmaceutical Sciences. Tshwane University of Technology, South Africa.
6. Hadi, S.R., Unggul, P.S., Chomsin, S.W. (2013). Pengaruh bengkuang (Pachyrhizus eresus L. urban) Dan Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Kandungan Radikal Bebas Pada Daging Ayam Yang Diradiasi Dengan Sinar Ultra Violet. Universitas Brawijaya Malang
7. Suryowidodo, C.W. (1988). Lidah Buaya (Aloe vera) sebagai Bahan Baku Industri. Warta IHP. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Industri Hasil Pertanian (BBIHP). Bogor.

8. Zuniarto, dkk. (2021). Uji Formulasi dan Kemasan Serbuk Instan Perasan Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia). Jurnal Ilmiah Indonesia. Vol. 6, no. 10. Hal 4848.
9. Badan Standarisasi Nasional. 1992. SNI 01-2891-1992: Cara Uji Makanan dan Minuman. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.Widiatmoko, M.C., Hartomo, A.J. (1993). Emulsi dan Pangan Instan Berlesitin. Yogyakartta : Andi Offset
10. Minda, S.L., Sagita, M.S., Rafita, Y., Anny, S.D. (2022). Formulasi, Uji Mutu Fisik dan Penentuan Kadar Vitamin C Pada Permen Buah Pepaya (Carica papaya L.) Medan: Jurnal Farmasainkes. Vol.2 No.1 Hal: 80
11. Hayati., Rima., Amalia.(2019). Serbuk Effervescent Kombinasi Ekstrak Buah Pare (Momorinda charantia L) Dan Buncis (Phaseolus vulgaris L) Sebagai Nutraseutika. Jurnal Action .Volume 4 Nomor 1. Aceh: Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh. Hal 43-47
12. Voight, R. (1995). Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. diterjemahkan oleh Soendari Noerono. Yogyakarta. Gajah Mada University Press. Hal: 566- 567.
13. Septianingrum., Widarika., Muhammad. (2019). Formulasi Dan Uji Sediaan Serbuk Effervescent Ekstrak Okra (Abelmoschus esculentus) Sebagai Nutridrink Pada penderita Diabetes. Vol.16 No.1. Hal: 51
14. Badan Standarisasi Nasional. (1996). SNI 01-4320-1996. Standar Mutu Minuman Serbuk Instan. Jakarta.
15. Lestari,T. (2019). Sifat Fisik Serbuk Effervescent Ramuan Jamu Antihipertensi. Poltekes Surakarta. Hal 5.
16. Astuti., Ratnaningsih., Wahyu,A. (2016). Formulasi Dan Uji Kestabilan Fisik Granul Effervescent Infusa Kulit Putih Semangka. Poltekes Palembang. Hal.6
17. Anshory, H., Syukri, Y., Malasari,Y. (2007) . Formulasi tablet effervescent dariekstrak ginseng jawa (Tlinum paniculum) dengan variasi kadar pemanis aspartam. Jurnal Ilmiah Farmasi. Vol 4 No.1.