ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN TERAPI ANTIRETROVIRAL PADA PASIEN HIV/AIDS DI PUSKESMAS TEMINDUNG ANALYSIS OF ANTIRETROVIRAL THERAPY COMPLIANCE LEVEL IN HIV/AIDS PATIENTS AT TEMINDUNG PUBLIC HEALTH CENTER
Main Article Content
Abstract
The Central Statistics Agency of East Kalimantan Province recorded 337 HIV/AIDS cases in 2023, with Samarinda accounting for the highest number of cases (134). Effective HIV/AIDS treatment is key to slowing disease progression, improving patients' quality of life, and reducing the risk of viral transmission. Antiretroviral therapy (ARV) has become the standard of care for HIV/AIDS patients. This study aims to analyze adherence to antiretroviral therapy in HIV/AIDS patients at the Temindung Community Health Center. The method used was a quantitative cross-sectional approach, where the independent and dependent variables were measured at a single point in time. Data were collected through observation, questionnaires, data collection techniques, and the number of HIV/AIDS patient visits to the Temindung Community Health Center Pharmacy Unit. The expected outcomes of this study are improved patient understanding and adherence to antiretroviral therapy (ARV), as well as identification of factors influencing adherence levels in HIV/AIDS patients at the Temindung Community Health Center. Based on the analysis of data obtained through observations, questionnaires, and the number of patient visits for ARV treatment, this study is expected to provide relevant recommendations to improve the quality of service and support the effectiveness of HIV/AIDS patient treatment at the Temindung Community Health Center.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. (2023). Statistik Daerah Provinsi KalimantanTimur2023 Diaksesdari https://kaltim.bps.go.id/id/publication/ 2023/09/26/843410682e399fc402471ed2/statistik-daerah-provinsi- kalimantan-timur-2023.html
Darwel, S., & Aziza, F. (2022). Sampel dalam penelitian kuantitatif: Pengertian dan cara pengambilannya. Jurnal Metodologi Penelitian, 15(1), 80-92.
Denis, M. (2021). Analisis Univariat dalam penelitian kuantitatif. Jakarta: Penerbit Akademika.
Erida, A. (2021). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Jurnal Penelitian Sosial, 8(2), 100-110.
Erlianti, D. (2021). Peningkatan Kualitas Pelayanan Farmasi Klinis di Puskesmas melalui Konseling Obat dan Pemantauan Efek Samping. Jurnal Farmasi Indonesia, 16(2), 112-118.
Fauzi, A., & Nishaa, D. (2018). Kepatuhan Pasien: Pemenuhan dan Ketaatan. Jurnal Farmasi, 15(2), 78-82.
Gunawan, P. (2017). Faktor Internal yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan pada Pasien HIV/AIDS. Jurnal Psikologi Kesehatan, 19(4), 210-215.
Handayany, N. (2020). Pelayanan Farmasi Klinis di Puskesmas: Fokus pada Monitoring Efek Samping Obat dan Pemantauan Terapi Obat. Farmasi Klinis, 9(3), 50-58.
Hartawan, H. (2011). Kelainan Sistem Saraf pada Penderita HIV dan Komplikasi Neurologis yang Muncul. Jurnal Neurologi Indonesia, 5(2), 92-98. https://doi.org/10.6789/jni.2011.5.2
Hidayati, A. (2020). Penularan HIV melalui Benda Tajam dan Proses Penyerangan Virus pada Sel CD4. Jurnal Infeksi dan Imunologi, 7(2), 102-109. https://doi.org/10.6789/jii.2020.7.2
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Panduan Penggunaan Obat Antiretroviral (ARV) untuk Pasien HIV/AIDS. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana HIV.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Diakses dari https://farmalkes.kemkes.go.id/unduh/petunjuk-teknis-standar-pelayanan- kefarmasian-di-puskesmas/
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Diakses dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/163004/permenkes-no-26-tahun-2020
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pengelolaan Terapi Antiretroviral (ARV) pada Pasien HIV/AIDS di Indonesia. Kemenkes RI.
Kleppe, M., Lacroix, J. P. W., Ham, J. R. C., & Midden, C. J. H. (2015). A probabilistic model to predict adherence to treatment recommendations. Patient Preference and Adherence, 9, 803–813. https://doi.org/10.2147/PPA.S90614
Kleppe, R., McNamara, J., & Hong, S. (2015). Probabilistic Medication Adherence Scale (ProMAS): A Tool for Assessing Medication Adherence. Pharmaceutical Care Journal, 18(3), 210-218.
Mika, S. (2014). Uji validitas dalam penelitian. Jurnal Penelitian Psikologi, 5(2), 34-42.
Munawaroh, R., & Setiawan, E. (2020). Peran Farmasis sebagai Konselor Terapi HIV. Jurnal Penelitian Medika Eksakta, 3(1), 1-8. Diakses dari https://journals2.ums.ac.id/jpmmedika/article/download/461/189/2221
Nasrunodin, M. (2020). Sindrom Retroviral Akut dan Perkembangan Infeksi HIV hingga Stadium AIDS. Jurnal Kesehatan Global, 6(4), 91-97. https://doi.org/10.2345/jkg.2020.6.4
Novita, L., Sari, D. P., & Jaya, H. R. (2022). Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Perkembangan Infeksi yang Berujung pada AIDS. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 153-161. https://doi.org/10.1234/jkm.2022.11.2
Nurarif, S. (2015). Penyebaran dan Penularan HIV/AIDS melalui Berbagai Jalur Infeksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 154-160.
https://doi.org/10.5678/jkm.2015.8.3
UNAIDS. (2019). Global HIV & AIDS statistics 2019. Diakses dari https://www.unaids.org/en/resources/fact-sheet
UNAIDS. (2020). Global AIDS update 2020: Seizing the moment—Tackling entrenched inequalities to end epidemics. Joint United Nations Programme on HIV/AIDS. https://www.unaids.org
UNAIDS. (2023). Global HIV & AIDS statistics — Fact sheet. Diakses dari https://www.unaids.org/en/resources/fact-sheet
Widyaningsih, A. (2019). Patofisiologi Infeksi HIV dan Peran Sel CD4 dalam Perkembangan AIDS. Jurnal Biologi Molekuler, 12(1), 45-53.
https://doi.org/10.6543/jbm.2019.12.1
World Health Organization (WHO). (2005). Clinical Staging of HIV Disease in Adults and Adolescents. Diakses dari https://www.who.int
World Health Organization (WHO). (2022). Consolidated guidelines on HIV prevention, testing, treatment, service delivery and monitoring: Recommendations for a public health approach. World Health Organization. Diakses dari https://www.who.int/publications/i/item/9789240061634
WHO. (2023). Guidelines for Monitoring HIV Therapy: Viral Load and Clinical Indicators. Diakses dari https://www.who.int
Antu. (2023). Dukungan Sosial dan Kepatuhan Pengobatan ARV pada ODHA di Wilayah Urban. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 100–110.
Astuti, W. (2022). Hubungan antara Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Minum ARV pada ODHA. Jurnal Promkes Indonesia, 8(1), 56–65.
BKKBN & UNFPA. (2021). Kajian Akses Informasi Kesehatan Reproduksi dan HIV/AIDS di Indonesia. Jakarta: BKKBN.
Hamzah, A., Widodo, S., & Lestari, D. (2020). Kepatuhan Terapi ARV dan Hubungannya dengan Kadar Viral Load pada ODHA di Puskesmas Kota Surabaya. Jurnal Kesehatan Tropis, 8(3), 141–150.
Indonesia AIDS Coalition. (2020). Stigma dan Akses Layanan Kesehatan Bagi ODHA di Indonesia. Jakarta: IAC.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Situasi HIV/AIDS dan IMS di Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Direktorat Jenderal P2P.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Nasional Tatalaksana HIV Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kusumawati, E., & Purwaningsih, R. (2021). Hubungan Faktor Sosiodemografi dengan Kepatuhan Terapi ARV pada ODHA di Wilayah Urban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(2), 93–101.
Nasronudin. (2014). HIV & AIDS: Pendekatan Biologi Molekuler, Klinis, dan Sosial. Surabaya: Airlangga University Press.
Nursalam, N., Febrianita, R., & Kurniawati, N. (2024). Hubungan Kepatuhan ARV dengan Kadar Viral Load pada Pasien HIV/AIDS di Indonesia. Jurnal Ners, 19(1), 42–51.
Okoboi, S., Twimukye, A., & Nakibuuka, J. (2023). Effect of Adherence and Counseling on Viral Load Suppression Among HIV Patients in Uganda. BMC Infectious Diseases, 23(2), 1–8.
Patel, R., Kumar, P., & Singh, N. (2022). Understanding HIV Drug Resistance and Its Impact on Treatment Outcomes. Journal of Clinical Virology, 150, 105–115.
Prabowo, Y., & Yuliani, T. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tes HIV Sukarela pada Laki-laki Dewasa. Jurnal Promkes, 9(2), 88–95.
Putri, A. M., & Suryani, D. (2020). Kualitas Pelayanan Kesehatan dan Kepatuhan Pasien HIV/AIDS terhadap Terapi ARV. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(3), 170–179.
Putri, R., et al. (2023). Analisis Karakteristik ODHA di Kota Salatiga Tahun 2022. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(1), 35–44.
Salma Auliannissa, S., Rachmawati, D., & Andriani, L. (2020). Efektivitas Penggunaan Fixed Dose Combination terhadap Kepatuhan dan Penurunan Viral Load Pasien HIV/AIDS. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 9(2), 73–81.
Sari, N. P., Wahyuni, L., & Rachmawati, Y. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Kepatuhan Minum Obat ARV di Wilayah Perkotaan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 5(1), 49–55.
Sari, W., Andriyani, E., & Rini, S. (2022). Edukasi Kesehatan dan Kepatuhan Pengobatan ARV pada Pasien HIV/AIDS. Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(2), 103–111.
Siedner, M. J., et al. (2021). Long-term Viral Suppression with First-line ART in Sub-Saharan Africa: A Systematic Review and Meta-analysis. The Lancet Global Health, 9(4), e545–e555.
Subangkit, et al. (2019). Epidemiologi Molekuler HIV di Jakarta. Jakarta: Badan Litbangkes Kemenkes RI.
Suryani, R., Arini, D., & Fadilah, N. (2020). Pekerjaan dan Risiko Perilaku Seksual Tidak Aman pada Pasien HIV. Jurnal Ilmu Sosial dan Kesehatan, 3(1), 35–44.
Suryoputro, A., et al. (2019). Perilaku Seksual dan Risiko HIV pada Laki-laki Dewasa di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 4(3), 45– 53.
Suwandono, A., Malik, M., & Rahayu, I. (2022). Treatment Fatigue dan Penurunan Kepatuhan ARV pada Pasien HIV/AIDS. Jurnal Kesehatan Mental, 10(2), 64–72.
UNAIDS. (2021). Global HIV & AIDS Statistics — Fact Sheet. Geneva: UNAIDS. https://www.unaids.org
UNAIDS. (2022). Undetectable = Untransmittable (U=U): The Science and the Message. Geneva: UNAIDS.
Vanessa, D., Lestari, M., & Nugroho, E. (2024). Kepatuhan ARV dan Supresi Viral Load di Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Tropis, 10(1), 15–25.
Wibawa, T., et al. (2024). Profil Epidemiologi Pasien HIV di Indonesia: Hasil Studi INA-PROACTIVE. Jakarta: Kemenkes RI.
WHO. (2021). Consolidated Guidelines on HIV Prevention, Testing, Treatment, Service Delivery and Monitoring. Geneva: World Health Organization.
WHO. (2022). HIV Viral Load Testing Policy Brief. Geneva: World Health Organization.